Diposkan pada MUNAS, News

SOUNDING MUNAS XXI

Sounding Munas.jpgKamis (13/12) lalu, Ruang 2305 Kampus 2 Politeknik  Negeri ATK Yogyakarta. Pukul 19.30 WIB dihadiri oleh ketua-ketua UKM/Ormawa dan juga mahasiswa aktif Politeknik Negeri ATK Yogyakarta. Malam itu diagendakan sounding MUNAS XXI di Makasar.

Selang empat puluh lima menit acara dimulai, Anis Tsaqif Farah Fortuna selaku moderator mengawali acara lalu dilanjut dengan sambutan dari koorkam periode 2018/2019 dan perwakilan BEM Politeknik Negeri ATK Yogyakarta.

Memasuki pembahasan utama, moderator mempersilahkan narasumber diantaranya Chornella selaku PJ Koornas 2017/2018, Monica Koorkam 2017/2018, Iqbal Koorkam 2018/2019, dan Irfa’ Koor. PSDM 2017/2018. Masing-masing narasumber menjelaskan kabar kampus dari setiap institusi di bawah Kemenperin, berikut kabar kampus dari setiap institusi:

  • Politeknik ATK Yogyakarta
    • Pengoptimalan mesin prodi TPK dan sudah ada teknisi pengoprasian, pengoptimalan dalam bentuk penyewaan kepada IKM dan alumni.
    • Inkubator Bisnis (INKUBIS) sedang berjalan dengan 5 tenan yang bekerjasama dengan Lembaga Wirausaha Simetri dari Universitas Gajah Mada.
    • Keuntungannya adalah modal sebesar Rp. 5.000.000,00 dengan PPN 10% dan PPH 3%, mendapatkan link perusahaan IKATEK, penggunaan fasilitas secara gratis pada jam kerja.
    • Career Development Center (CDC) sedang berlangsung dalam bentuk seminar yang dilaksanakan setiap hari jum’at dengan terdapat 5 kelas.
    • Pengembangan ruang dosen bertempat di Kampus 1 Politeknik ATK Yogyakarta.
    • Telah dilaksanakan siding terbuka (wisuda) angkatan 2015 pada tanggal 15 November 2018 yang dihadiri oleh Kepala PUSDIKLAT yaitu bapak Mujiyono.
    • Telah dilaksanakan “Reuni Akbar IKATEK” dengan serangkaian acara seminar nasional yang dihadiri oleh beberapa perusahaan besar seperti Adidas, Cisarua, ECCO, pada tanggal 17 November 2018.
    • Telah dilaksanakan Pemilu Raya Mahasiswa (PERAMA) yang bertujuan memilih Presiden Mahasiswa periode 2018/2019 pada tanggal 12 November 2018.
  • Politeknik AKA Bogor
    • Dilaksanakan pembangunan gedung D4 pada 25 November 2018.
    • Sebanyak 392 mahasiswa telah diwisuda dan 271 diantaranya sudah mendapatkan pekerjaan.
    • Telah dilakukan peresmian auditorium yang merupakan hasil audiensi tahun 2014.
    • Telah dilakukan pemilihan Presiden Mahasiswa tahun 2018/2019.
    • Diterapkan dual system pada prodi Penjaminan Mutu Pangan dan Pengolahan Limbah Industri, dengan jumlah sebanyak 120 mahasiswa.
    • Membuka dual system menunggu konfirmasi perusahaan untuk melaksanakan tes diawal.
    • Kenaikan tarif : tidak ada TPL, tahun berikutnya akan dipangkas.
  • Politeknik STTT Bandung
    • Penambahan mesin tenun.
    • Telah dilaksanakan Pemilu BEM.
    • Pembangunan S2 dengan peserta sebanyak 20 orang (10 orang beasiswa dan 10 orang reguller) pada 1 Oktober 2018.
    • Syarat S2 adalah WNI dan lulusan S1/D4 bidang tekstil.
    • Telah dilaksanakan perbaikan gedung.
    • Diterapkan dual system pada prodi Teknologi Tekstil dengan peserta 1 kelas.
    • Isu akan adanya kenaikan UKT.
  • Politeknik AK Tekstil Solo
    • Menyelenggarakan pendidikan tinggi system ganda dengan blok waktu.
    • Hibah mesin.
    • Pemilu Raya dilaksanakan 21 November 2018.
    • Perjanjian kerjasama (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi).
    • Telah melakukan kerjasama dengan 28 Perusahaan.
  • Politekik APP Jakarta
    • Terbentukya kelembagaan baru.
    • Kongres I (AD/ART, pedoman pemilu raya mahasiswa, Organisasi, Keuangan).
    • Kelas Percepatan pada prodi Perdagangan Internasinal.
    • Telah dilaksanakan wisuda pada 28 November 2018.
    • Diadakan APP Fair.
    • Pembangunan gedung D4 dan Laboratorium Terintegrasi.
    • Pembelian alat-alat baru.
    • UAS dilaksanakan pada 10 -18 Desember 2018.
    • Dilaksanakan OPREC (Open Recruitment) dengan tahapan seleksi berkas, persidangan, dan design.
  • Politeknik STMI Jakarta
    • Pelantikan Presiden Mahasiswa pada 17 November 2018.
    • Dilaksanakan wisuda angkatan 2015 pada 25 September 2018 dengan peserta sebanyak 380 orang.
    • Membangun penghubung AC.
    • Perubahan nama prodi dari TIO menjadi TRIO.
    • Seragam angkatan 2018 selama 1 semester hitam putih.
  • Politeknik ATI Makassar
    • Gedung integritas baru 2 lantai belum dipakai.
    • FLMPI belum sempat audiensi dengan bapak Mujiyono melainkan dengan ibu Sri.
    • AMT untuk angkatan 2017.
    • Pada 26 -27 oktober telah bekerjasama dengan PT. Dragon Nikel untuk Career Development Center (CDC).
    • Pelatihan SKKNI untuk teknisi.
    • Akreditasi A untuk Prodi Teknologi Manufactur, dan akreditasi B untuk Prodi ISP dan Agroteknologi.
    • Asian Enggenering Direktur dan Pembantu Direktur.
    • Terealisasinya bus kampus.
    • Telah dilaksanakan Open Recruiment LKM BEM.
  • Politeknik TKI Medan
    • LSP untuk prodi Teknik Kimia dengan peserta sebanyak 36 orang.
    • Ecogreen 3 orang beasiswa.
    • Pengurangan mahasiswa secara bertahap karena ingin mengadakan dual system.
    • Mengadakan seminar proposal untuk angkatan 2016, diadakan oleh Direktur dan Pembantu Direktur.
    • Bongkar pasang tender prodi Teknik Kimia.
    • Mekanika Mesin prodi Teknik Mekanika.
  • Politeknik ATI Padang
    • Setiap prodi telah menerapkan dual system dengan adanya seleksi berupa pengerjaan soal.
    • Dalam penilaian zona integritas dilakukan oleh perusahaan.
    • Setiap prodi bekerjasama dengan Perusahaan HR-Commonity.
    • Alumni prodi Analisis Kimia terdata 7 orang sudah bekerja.
    • Telah dilakukan pemangunan taman dan parkiran mobil.
    • Telah dilakukan penggantian atap gedung A.
    • Pemindahan Laboratorium Instrumentasi.

Dilanjutkan dengan pemaparan rekomendasi internal dari Politeknik Negeri ATK Yogyakarta yang dijelaskan oleh Iqbal sendiri diantaranya:

  1. Peremajaan mesin

Diadakan peremajaan mesin dikarenakan beberapa mesin tidak dapat difungsikan secara optimal, hal ini akan berpengaruh terhadap melambatnya proses pembelajaran mahasiswa.

  1. Pengoptimalan dan pengadaan klinik

Politeknik ATK yang merupakan pendidikan vokasi dengan intensitas pembelajaran praktek yang lebih banyak memerlukan fasilitas Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang menjamin mahasiswa.

  1. Penambahan buku untuk perpustakaan

Mahasiswa di Politeknik ATK Yogyakarta membutuhkan modul yang dapat menunjang pembelajaran dikarenakan buku yang tersedia merupakan buku keluaran lama. Dan buku pembelajaran salah satu prodi yang belum tersedia sehingga menghambat pembelajaran.

  1. Training untuk Asisten Dosen

Training ini diadakan karena sering terjadi miskomunikasi antara dosen dengan asisten dosen yang mengajar, sehingga membingungkan mahasiswa dalam menyerap materi yang disampaikan.

Adapun rekomendasi global yang disepakati oleh seluruh institusi di bawah Kemenperin, diantaranya:

  • Landasan Teori

Globalisasi dan revolusi industri menciptakan tantangan sekaligus peluang bagi pertumbuhan dan perkembangan industri nasional. Sebagai arahan dan strategi bagi pembangunan industri Nasional ke depan, pemerintah telah menyusun peta jalan “Making Indonesia 4.0”. unttuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan industri Nasional, Making Indonesia 4.0 memuat 10 inisiatif nasional, salah satunya berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk meningkatkan kualitas SDM, kurikulum pendidikan perlu lebih menekankan mata pelajaran di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM) dan diselaraskan dengan kebutuhan industri. Kualitas pendidikan vokasi perlu ditingkatkan sehingga dapat menyiapkan tenaga kerja berkualitas sesuai dengan kebtuhan industri di era industri 4.0. salah satu fokus pembangunan SDM industri adalah menciptakan sarana pendidikan dan pelatihan yang fleksibel dan responsif yang mampu memberikan kompetensi-kompetensi baru untuk menggantikan kompetensi-kompetensi lama yang sudah  obsolete atau ketinggalan jaman. Akselerasi penyediaan sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi dan pengembangan pendidikan vokasi, merupakan salah satu dari tiga langkah strategis yang menjadi prioritas pemerintah untuk dilaukan dalam jangka pendek.

Mengacu pada hasil kajian beberapa lembaga internasional, kita perlu belajar pada sistem pendidikan yang diterapkan di Negara- negara maju, diantaranya yang berhasil menekan tingkat pengangguran penduduk usia muda adalah Swiss, Jerman dan Australia. Pendidikan dengan pola dual system yang berarti sekolah atau vokasi di industri dalam mencapai kompetensi merupakan penyiapan sumber daya manusia untuk era 4.0 yaitu dengan berorientasi kerja dan mengharuskan siswa belajar di dua tempat yaitu di sekolah dan di industri.

  • Landasan Hukum

Pada penerapan dual system ini, pengembangan pendidikan vokasi dual system di Indonesia semakin diperkuat dengan arahan presiden RI seusai mengunjungi dan melihat pendidikan di Jerman. Dengan sistem ini, sinergi antara pembelajaran di sekolah dengan pembelajaran di industri dapat terwujud dengan menghasilkan lulusan yang siap kerja.

  • Eskalasi

Narasumber               : Anwar Hidayat

Waktu dan Tempat   : Politeknik Negeri ATK Yogyakarta (kampus 1), 29 November 2018

Hasil                            :

Untuk mempersiapkan industri 4.0, Politeknik Negeri ATK Yogyakarta mendapat tantangan untuk persiapan 4.0 baik di bagian akademik maupun di kampus. Persiapan yang dilakukan kampus antara lain dengan adanya sistem informasi akademik berbasis digital, dan sistem informasi perpustakaan yang diakses digital juga. Sedangkan tantangan untuk mempersiapkan 4.0 di bagian akademik yaitu dengan memasukan materi-materi digital desain kedalam kurikulum. Dan hal tersebut sudah berjalan di ATK dan mulai melangkah lebih lanjut. di prodi TPPK sudah diajarkan desain digital teknik pengembangan pola di komputer dengan software, selain diajari software desain grafis anak TPPK juga diajari desain 3D. Tujuan diajarkannya desain digital yaitu untuk menganalisis dan menekan segala kemungkinan kesalahan selama proses pembuatan produk dari awal hingga akhir. Selain itu masih banyak hal yang perlu diimprovisasi di bagian akademik agar sesuai dengan kurikulum 4.0 dan mengupgrading kurikulum agar sesuai dengan konteks 4.0.

Tahun 2018 Politeknik Negeri ATK Yogyakarta juga sudah membeli mesin potong pola digital tetapi masih belum dimasukan ke kurikulum karena untuk mempersiapkan itu perlu disosialisasikan ke dosen dosen tertentu. Hal yang menarik untuk mempersiapkan 4.0 yaitu soft skill dan komplek problem solving, dan hal tersebut telah diadopsi dengan adanya mata kuliah desain produk. Desain produk merangkum semua masalah dari semester 1-5 yaitu mulai dari mendesain hingga pemasaran produk jadi.

Dual system di Politeknik Negeri ATK Yogyakarta sudah mulai berjalan dengan adanya program pemagangan. Hanya saja masalahnya yaitu soal waktu yang kurang panjang. Kurikulum Politeknik Negeri ATK Yogyakarta sudah ada magang 3 bulan dan selebihnya baru berupa kunjungan kunjungan industri. Untuk kedepannya durasinya akan ditambah. Dan untuk ATK sendiri akan menggunakan sistem 3-2-1. Yaitu 3 semester awal materi di kampus 2 semester di industri dan 1 semester terakhir kembali lagi ke kampus. Supaya program tersebut berjalan sesuai harapan maka perlu dipersiapkan salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan perusahan-perusahan industri. ATK sendiri sampai saat ini baru menjalin komitmen dengan 3 perusahan yaitu, AKA, ARA, dan PRIMAINDO. ATK juga masih terus melakukan MOU dengan perusahan-perusahan tersebut terkait durasi pemagangan yang akan disepakati dan hal apa saja yang akan dilakukan selama proses pemagangan di industri tersebut.

Langkah-langkah yang perlu dipersiapkan untuk menyongsong itu semua yaitu:

  1. Melakukan study banding yang dilakukan di berbagai Wilayah Pulau Jawa
  2. Mengajukan program pelatihan 4.0 dan sosialisasi konsep dual system ke pusdiklat

Dengan demikian adanya pelatihan dosen dan asdos sangatlah penting untuk menyamakan visi dan meningkatkan kompetensi dosen dan asdos dibidangnya.

 

Narasumber                  : Sofyan Siddiq

Waktu dan Tempat      : Politeknik Negeri ATK Yogyakarta   (kampus 1), 28 November 2018

Hasil                               :

Untuk menyongsong industri 4.0, maka Politeknik Negeri ATK Yogyakarta akan mengadakan pelatihan dosen dan asisten dosen dengan melakukan kunjungan industri. Selain itu, juga akan dilakukan optimalisasi sarana prasarana penunjang pembelajaran. dan juga untuk mesin yang sudah tersedia di kampus, akan dilakukan peremajaan untuk memaksimalkan dalam kegiatan praktikum. Dalam hal ini, pihak kampus mendukung serta sudah membentuk panitia persiapan kurikulum 4.0.

 

Narasumber                  : M. Wahyu Syahbani

Waktu dan Tempat      : Politeknik Negeri ATK Yogyakarta (kampus 1), 27 November 2018

Hasil                               :

Politeknik ATK Yogyakarta sangat mendukung adanya industri 4.0 namun kita juga melihat dengan kadaan industri apakah udah siap atau belum dengan keadaan ini. Untuk prodi TPKP kita telah berusaha menuju ke industri 4.0 dengan peremajaan mesin.

  • Simpulan

Dengan dicanangkannya 4.0 dari Politeknik negeri ATK Yogyakarata menyetujui hal ini. Persiapan yang perlu di tekankan yaitu yang pertama adalah adanya sarana dan prasarana yang memadai serta spesifikasi tenaga kerja yang berkompeten.

Penulis:

Salam Kerjasama Mahasiswa Perindustrian Indonesia FLMPI Pelopor ATK Yogyakarta Solidarity, Togetherness

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s